Opini

Kehamilan dan KDRT

81
×

Kehamilan dan KDRT

Share this article

Oleh: Eni Mardhawati STr Keb

UNDANG-UNDANG Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga () di Pasal 1 Ayat 1 menyebutkan “Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama , yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga”.

Di pasal 2 pada Bab yang sama kembali ditegaskan,“Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah jaminan yang diberikan oleh negara untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga, dan melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga,”.

Dengan penjabaran di atas dapat diketahui kalau kekerasan dalam sebuah rumah tangga tak bisa ditolerir dan ancamannya pun tidak main-main, mulai dari pidana penjara selama lima tahun hingga denda sebesar Rp 15 juta (Pasal 44).

Jika korbannya mengalami sakit, pidananya meningkat menjadi 10 tahun penjara dan denda meningkat pula menjadi Rp 30 juta. Namun jika korbannya mengalami kematian, pidana penjara menjadi 15 tahun dengan denda Rp45 juta.

Nah, bagaimana jika kekerasan dalam rumah tangga tersebut terjadi pada seorang perempuan yang tengah hamil. Tentu hal ini akan berakibat yang lebih parah lagi, karena KDRT selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran, infeksi, kelahiran prematur dan cedera atau kematian bayi.

KDRT yang terjadi selama kehamilan tidak hanya membahayakan psikologi bumil, melainkan juga kesehatan janin dalam kandungan. KDRT yang terjadi pada bumil bisa memberikan efek jangka panjang pada kesehatan anak di masa depan.

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh National Health Service UK, KDRT selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran, infeksi, kelahiran prematur, dan cedera atau kematian bayi. Berikut adalah dampak KDRT yang bisa terjadi selama masa kehamilan!