Olahraga

Como 1908 & Dender Jadi Buah Bibir

×

Como 1908 & Dender Jadi Buah Bibir

Share this article

Tim Sepakbola Milik Orang Indonesia di Kasta Tertinggi Sepakbola Eropa

SELAIN , ada satu tim yang disokong pengusaha Indonesia lainnya yang juga bakal tampil di liga top pada musim depan.

Como tengah menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia, lantaran klub asal Italia yang dimiliki oleh Hartono Bersaudara itu baru saja promosi ke .

I Lariani mengakhiri Serie B, alias kasta kedua , pada musim ini dengan meraih hasil imbang kontra Cosenza.

Laga yang berlangsung di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (11/5) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Sempat tertinggal karena gol Gennaro Tuttino pada menit ke-30, Como berhasil menyamakan skor berkat eksekusi penalti Simone Verdi pada menit ke-74.

Tambahan satu poin ini sudah cukup membuat Como finis kedua di Serie B, lantaran Venezia yang diperkuat pemain , , takluk 1-2 dari Spezia di tempat lain.

Como pun menemani Parma untuk promosi ke Serie secara langsung, selagi Jay Idzes dan Venezia memperebutkan tiket promosi melalui jalur playoff.

Kesuksesan Como menjadi pembahasan di Indonesia, karena klub ini sempat dinyatakan bangkrut hingga bermain di Serie D, alias kasta keempat sepak bola Italia.

Hartono Bersaudara, pengusaha asal Indonesia, melalui perusahaan tembakaunya, Djarum Group, mulai mengambil alih Como pada 2019. Sejak saat itu,

Lariani mengalami peningkatan prestasi secara perlahan, yang didongkrak oleh kehadiran legenda dan Timnas Spanyol, Cesc Fabregas.

Setelah sempat menjadi pemain, Fabregas mulai berkarier sebagai asisten pelatih Como pada musim ini.

Sokongan dana dari Hartono Bersaudara, ditambah dengan kejeniusan Cesc Fabregas tersebut lah yang menjadi kunci kesuksesan Como.

Namun demikian, Como ternyata bukanlah satu-satunya klub yang dimiliki pengusaha Indonesia yang bakal berlaga di liga top Eropa pada musim depan.

Di Belgia, FCV Dender berhasil mengamankan tiket promosi ke Liga Belgia, setelah finis kedua di kasta kedua.