Headline

Israel Kembali Rampok Tanah Palestina

×

Israel Kembali Rampok Tanah Palestina

Share this article

ZIONIS kembali merampok harta masyarakat Palestina. Kali ini 800 hektar tanah Palestina di mereka ambil alih untuk membangun permukiman ilegal.

Pemerintah pendudukan mengeluarkan perintah pada Jumat (22/3/2024) untuk menyita 8.000 dunam atau sekitar 800 hektar di Tepi Barat.

Keputusan yang ditandatangani oleh Menteri , Bezalel Smotrich mengatakan tanah Palestina yang disita, wilayah di bagian utara Lembah Jordan menjadi ‘tanah negara'.

Smotrich mengklaim langkah yang mereka ambil merupakan hak pemukim Israel yang menduduki Tepi Barat.

“Meskipun ada orang-orang di Israel dan dunia yang berusaha melemahkan hak kami atas wilayah Yudea dan Samaria dan negara secara umum, kami mempromosikan penyelesaian melalui kerja keras dan dengan cara yang strategis di seluruh negeri,” kata Smotrich, menggunakan Istilah Israel untuk Tepi Barat, dikutip dari Al-Arabiya.

Pengawas pemukiman Israel, Peace Now, mengatakan bahwa luas wilayah yang disita adalah yang terbesar sejak Perjanjian Oslo tahun 1993.

Tahun 2024 juga menandai penyitaan tanah terbanyak di Tepi Barat,

Dengan 800 hektar tanah yang dicaplok, menjadikan total luas lahan yang diduduki oleh Israel pada tahun 2024 menjadi 10.640 dunam atau sekitar 1064 hektar.

Pada awal tahun ini, Israel telah mencaplok 2.640 dunam terdiri dari 2.350 unit di Ma'ale Adumim, 300 di Keidar, dan 694 dalam Efrat, dikutip dari Al Mayadeen.

Pihak berwenang Israel mengatakan tanah Palestina di Tepi Barat yang disita akan digunakan untuk membangun ratusan unit rumah di tanah yang diduduki, selain membangun kawasan industri dan komersial.

Rencana tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua tahun untuk diselesaikan dan memerlukan persetujuan politik.

Keputusan ini diumumkan ketika Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tiba di Israel untuk membahas di .

Sebagai informasi, Israel telah merebut Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza dalam perang Arab-Israel tahun 1967.

Pemukiman di wilayah Palestina adalah ilegal menurut .