Institusi

Deretan Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

×

Deretan Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Share this article

PARA telah memberikan pengaruh yang besar dalam di dunia ini.

Mereka memberikan kontribusi di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Di antara para ilmuwan paling berpengaruh di dunia, terdapat beberapa ilmuwan muslim yang juga memberikan jejak sejarah dengan penemuan yang berpengaruh di dunia.

Berikut sepuluh ilmuwan muslim yang memiliki penemuan dengan dampak luar biasa bagi perkembangan ilmu pengetahuan saat ini :

1. Ibnu Sina (980 – 1037)

Dikutip dari 50 Ilmuwan Muslim Populer karya Razi, Ibnu Sina adalah ilmuwan muslim yang dijuluki sebagai pangeran dan sheikh dari orang-orang yang terpelajar.

Ibnu Sina merupakan ilmuwan muslim yang memiliki kemampuan yang setara atau sama baiknya dalam berbagai bidang ilmu, khususnya filsafat dan kedokteran.

Di Barat, Ibnu Sina dikenal dengan sebutan Avicenna. Ia juga mendapat julukan ‘Bapak Kedokteran Modern' dan memiliki karya fenomenal berjudul Qanun fi Thib dan Asy Syifa.

2. Al Ghazali (1058 – 1111)

Al Ghazali adalah ilmuwan muslim yang terkenal dengan pemikiran dan karya tulisannya.

Cendekiawan muslim yang bernama lengkap Muhammad bin Muhammad bin Ahmad, Imam Besar Abu Hamid Al-Ghazali Hujjatul-Islam ini dilahirkan di Thusia, sebuah kota di Khurasan pada tahun 450 H/ 1058 M.

Al Ghazali mempelajari beragam ajaran filsafat yang membuatnya semakin yakin untuk membuat suatu karyanya yang terkenal yaitu Tahafut al Falasifah atau Kebingungan Para Filsuf. Isi buku tersebut adalah kritikan tajam atas pemikiran dan ide-ide para filsuf.

Pemikiran-pemikiran dari Al Ghazali tersebut telah mendapatkan pengakuan yang luas, baik dari sarjana Muslim maupun Barat.

Al Ghazali merupakan teolog Islam dan pemikir Islam yang paling orisinal yang memiliki sebutan “pembela Islam”.

3. Ibnu Rusyd (1126 – 1198)

Ibnu Rusyd atau Abu Al Wahd Muhammad bin Ahmad Ibnu Rusyd adalah pengeritik yang memberikan pandangan-pandangan filsafat yang diakui kehebatannya oleh banyak orang, baik kalangan muslim, , maupun Kristiani.

Beliau merupakan ilmuwan muslim di bidang hukum. Selain itu, beliau juga terkenal sebagai seorang dokter atau penyembuh.

Ibnu Rusyd juga terkenal dengan pemikirannya di bidang filsafat dan terkenal sebagai komentator pemikiran Aristoteles.

Beliau memiliki karya buku yang sangat terkenal, yaitu Tahafut at Tahafur (Kekacauan dari Kekacauan), adalah jawabannya terhadap buku Tahafut al Falasifah (Kekacauan dari Para Filsuf) karya Al Ghazali.

4. Al Khawarizmi (780 – 850)

Al Khawarizmi atau Muhammad bin Musa adalah ilmuwan muslim yang mengembangkan fondasi dari pelajaran berhitung, yaitu dalam bidang matematika dan astronomi.

Selain dua bidang tersebut, Al Khawarizmi juga merupakan ilmuwan dalam bidang geografi.

Beliau terkenal dengan bukunya Hisab Al Jabar wa al Muqabalah (Perhitungan Penggabungan dan Persamaan), memperkenalkan angka Arab (1, 2, 3, dst) yang menggantikan angka Romawi, tabel astronomi, serta berhasil menentukan ukuran garis tengah bumi. Jasa-jasa tersebut telah membuktikan cermelangnya pemikiran Al Khawarizmi.

5. Ar Razi (865 – 925)

Ar Razi adalah ilmuwan muslim yang terkenal sebagai penulis, dokter, serta ahli di bidang obat-obatan dan kimia.

Buku karya Ar Razi yang terkenal yaitu Kitab Al Asrar yang mengandung informasi di bidang farmakologi, al Hawi (Buku Komprehensif), serta al Judari wa al Hasbah (Risalah tentang Cacar dan Campak).

Dalam bidang kedokteran, beliau berhasil membedakan antara cacar dan campak, kerikil dalam ginjal dan dalam kantung kemih, serta gejala-gejala pengobatannya.