Headline

Banjir Pessel: 23 Tewas, 6 Masih Dicari

×

Banjir Pessel: 23 Tewas, 6 Masih Dicari

Share this article

BuliranNews, PAINAN – Hujan lebat yang mengguyur Sumatera Barat sejak Kamis (7/3) mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang banjir dan terjadi tanah longsor.

Banjir pun menggenangi 11 kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Di Kabupaten Pesisir Barat, Sumbar, 23 orang meninggal dunia akibat dan tanah longsor ini.

Selain itu, di Kabupaten juga tiga warga yang meninggal dunia.

Total, ada 26 korban terdampak dan enam di antaranya masih hilang.

Keenam korban tersebut, merupakan korban di Pesisir Selatan.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi hal tersebut.

“Tiga orang di Sutera, dua orang di Kecamatan Tarusan dan satu orang di Kecamatan Bayang,” kata Abdul Malik, dikutip dari TribunPadang.com.

Ia menuturkan, pihaknya hingga kini masih melakukan pencarian.

Lokasi pencariannya dibagi menjadi tiga wilayah.

Tiga wilayah tersebut berada di lokasi longsor di Kecamatan Sutera.

Lalu, pencarian mobil yang terseret arus banjir di Kecamatan Koto XI Tarusan dan orang terseret arus banjir di Kecamatan Bayang.

“Saat ini kekuatan 120 orang pembagian sektor 1 di Kecamatan Sutera, sektor 2 di Kecamatan Bayang, sektor 3 di Kecamatan Terusan,” katanya.

Tak sendiri, persenil SAR dari Medan, , dan Jambi juga turut membantu pencarian korban.

Dampak kerugian dari bencana longsor dan banjir yang terjadi di Kabupaten Pesisir Barat ini diperkirakan mencapai Rp213 miliar.

Jumlah tersebut merupakan perkiraan sementara dari pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Data tersebut meliputi dampak terhadap warga, kerusakan bangunan termasuk fasilitas umum, infrastruktir, hingga lahan pertanian dan hewan ternak yang hanyut.

Di Kecamatan IV Jurai, kerugian dari bencana banjir dan tanah longsor ditaksir mencapai Rp55,9 miliar.

Sedangkan di Kecamatan Linggo Sari Baganti Rp43,2 miliar.

Sekretaris BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Yuskardi menuturkan, data tersebut masih data sementara.

Diketahui, saat ini wilayah tersebut ditetapkan status Tanggap Darurat Bencana (TDB).

Selain itu, meskipun banjir sudah berangsur surut, Kota Padang masih jadi wilayah yang digenangi air.

Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor terjadi di 11 wilayah di Sumatera barat, yakni:

– Kabupaten Pasaman

– Kabupaten Pasaman Barat

– Kabupaten Padang Pariaman

– Kabupaten Lima Puluh Kota