Breaking News

DEEP, Harusnya Hasyim Mundur dari KPU

×

DEEP, Harusnya Hasyim Mundur dari KPU

Share this article

STATEMEN keras muncul dari Direktur (DEEP) . Dia menyindir Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari agar mundur dari jabatannya.

Hal ini menyusul sanksi peringatan keras terakhir kepada Hasyim Asy'ari oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu () RI.

Sanksi ini berkaitan penerimaan pendaftaran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres).

“DEEP Indonesia meminta agar menyadari pelanggaran etiknya dan dapat mundur dari jabatannya,” kata Neni, Senin (5/2).

Neni meminta Hasyim tak perlu melanjutkan lagi tugasnya di karena terbukti melakukan pelanggaran etik. Sebab kalau diteruskan hal ini akan menggerus publik terhadap penyelenggara pemilu.

“Terlalu sering pelanggaran etik terjadi dan jika tidak bisa membenahi moral, integritas dan mengembalikan kepercayaan publik maka lebih baik mundur,” ujar Neni.

Neni khawatir akan ada spekulasi negatif dan rasa tidak percaya terhadap KPU RI akibat ulah Hasyim.

“Publik tentu akan sangat khawatir ketika akan menuju ke tahapan paling inti tetapi tidak mampu juga menjadi contoh yang baik untuk KPU Provinsi dan Kabupaten, kota bahkan sampai tingkat adhoc,” ujar Neni.

Tercatat, selain Hasyim, ada enam Anggota KPU RI yang diganjar sanksi peringatan keras. Sanksi ini diketok dalam putusan yang sama.