Teknologi

Robot Mulai Gantikan Manusia di 7 Perusahaan Besar

×

Robot Mulai Gantikan Manusia di 7 Perusahaan Besar

Share this article

SALAH satu kekhawatiran terkait pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) adalah potensi banyaknya pengangguran. Sebab, beberapa pekerjaan manusia sudah bisa digantikan oleh teknologi canggih tersebut.

Meski demikian, banyak pakar yang memprediksi AI akan menciptakan banyak pekerjaan baru di masa depan. Salah satunya yang berhubungan dengan soft-skill, sebab tak bisa tergantikan oleh robot.

AI-generatif mendulang popularitas sejak kemunculan pada akhir 2022 lalu. Layanan yang dibuat oleh OpenAI tersebut memicu raksasa teknologi lain mengembangkan teknologi serupa.

AI-generatif sudah banyak diadopsi di berbagai sehari-hari. Selain itu, ternyata sudah ada beberapa perusahaan yang menggantikan peran manusia dengan robot AI. Berikut dirangkum dari TechCo :

MSN

Portal pesan singkat MSN memutuskan mengganti pekerja manusia dengan AI, bahkan sebelum teknologi itu booming gara-gara ChatGPT. Pada 2020, MSN memangkas beberapa posisi karyawan yang bertanggung jawab menulis berita di laman perusahaan.

MSN menggunakan software AI untuk menulis konten. Menurut perusahaan media yang memasok jurnalis untuk menulis konten di MSN, PA Media, keputusan itu menyusul kesulitan keuangan yang dialami MSN kala itu.

Di awal tahun ini, Google telah mengumumkan dua kali gelombang dan diprediksi masih akan berlanjut. CEO Sundar Pichai secara eksplisit mengatakan ada beberapa pekerjaan yang sudah bisa digantikan dengan AI.

Kebanyakan yang terdampak adalah pekerja di divisi iklan. Google juga menyebar penggunaan AI pada divisi customer care dan proses penjualan iklan demi meningkatkan efisiensi operasional.

Dukaan

Perusahaan e-commerce berbasis Bengaluru ini mengganti 90% pekerja customer support dengan chatbot yang dikembangkan secara internal. Perusahaan mengklaim chatbot membantu perusahaan memangkas biaya dan mengurangi waktu tunggu bagi pelanggan.

Ikea