Olahraga

Yordania Terbang Tinggi

×

Yordania Terbang Tinggi

Share this article

BUKAN lagi sekadar kejutan, namun bisa dikatakan spektakuler. Bagaimana tidak, gengsi dan prestasi serta harga pasar yang bak bumi dan langit tak membuat Yordania inverior.

Menghadapi Korea Selatan di Stadion Ahmed Bin Ali, Ar-Rayyan, Selasa (6/2) yang nota bene adalah salah satu kekuatan sepakbola utama di , tak minder sama sekali.

Bahkan, dengan perkasa, mereka mengalahkan menorehkan sejarah melaju ke final Piala . Yordania mencatatkannya setelah mengalahkan Son Heung-min cs dengan skor 2-0.

Meski idiom bola itu bundar selalu menggema, namun tetap saja apa yang didapat Yordania bak sebuah hadiah dari langit. Coba bayangkan, Timnas Yordania dengan harga pasar yang hanya 13,65 juta euro atau sekitar Rp 231 Milyar, mampu memutarbalikkan fakta dan membantai Timnas Korea yang bernilai fantastis yaitu 193 juta euro atau 3,3 Triliun.

Pemainn termahal di tim yang dilatih Houssaine Ammouta ini hanya Mousa Al-Tamari yang bermain sebagai winger di klub Belgia, OH Leuven. Mousa saat ini memiliki harga pasar 1,2 juta euro atau Rp18 miliar.

Coba bandingkan dengan Korea Selatan yang hadir dengan bintang-bintang mereka, sebut saja bek andalan Bayern Munich, Kim Min-jae (60 juta euro), kapten Tottenham Hotspur, Son Heung-min (50 juta euro), hingga striker Wolves Hee-chan Hwang (22 juta euro) yang turut berkontribusi signifikan bagi valuasi Taeguk Warriors.

Kemenangan Yordania atas Korea Selatan pada pertandingan ini hadir berkat dua gol yang masing-masing dicetak oleh Yazan Al-Naimat dan Mousa Altamari pada babak kedua.

Selanjutnya, Yordania akan menantang Iran atau Qatar pada partai final 2023 yang rencananya akan digelar di Stadion Lusail, Lusail, Sabtu (10/2) mendatang.

Pada babak pertama, Yordania memiliki peluang terlebih dahulu melalui tendangan Yazan Al-Naimat yang masih belum menemui sasaran.

Korea Selatan berbalik memberikan ancaman dan Son Heung-min sempat membobol gawang Yordania. Namun gol ini tidak disahkan karena pemain Tottenham Hotspur tersebut lebih dulu berada dalam posisi offside.

The Taegeuk Warriors kembali mendapatkan peluang lewat tendangan Lee Kang-in, akan tetapi bola masih belum menemui sasaran.