Berita

Lithium & Mineral Boron di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

×

Lithium & Mineral Boron di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

Share this article

KABAR menggembirakan dirilis Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dimana lembaga tersebut mengungkapkan adanya potensi ‘harta karun' berupa lithium dan mineral boron di lima titik lokasi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Kelima lokasi tersebut berada di Bledug Kuwu, Bledug Cangkring, Jono, Crewek dan Kasonga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Wafid mengatakan dalam rangka mendukung transisi energi dan pengembangan energi hijau, pihaknya telah melakukan kegiatan eksplorasi di wilayah tersebut. Adapun dari hasil penyelidikan, wilayah ini menyimpan kadar litium dan boron yang cukup menjanjikan.

“Badan Geologi telah melakukan kegiatan eksplorasi mineral litium dan boron. Hasil penyelidikan yang kami lakukan menunjukkan beberapa wilayah dengan kadar litium dan boron yang cukup menjanjikan,” kata Wafid dalam Konferensi Pers, beberapa waktu yang lalu.

Wafid membeberkan, semula pihaknya melakukan penelitian dengan pengambilan air asin dan garam di wilayah Bledug Kuwu, Jawa tengah yang mempunyai fenomena semburan lumpur mirip Lapindo. Adapun dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa wilayah Bledug Kuwu menyimpan kandungan mineral berupa lithium.

“Pengambilan sampel untuk analisis litium dilakukan dengan mengambil air yang keluar dari gunung lumpur tersebut. Selain itu, sampel air juga diambil pada tambang garam tradisional. Petani garam menyalurkan air yang keluar dari gunung lumpur lalu diendapkan selama kurang lebih 2 (dua) minggu sampai mengkristal menjadi garam,” kata dia.

Berdasarkan catatannya, air yang keluar pada gunung lumpur Bledug Kuwu mempunyai kadar litium 103 – 111 ppm dan boron 464 – 534 ppm. Sedangkan air sisa pada tambang garam mempunyai kadar litium mencapai 1059 – 1110 ppm dan boron 2660 – 2781 ppm.