Breaking News

16.000 Warga Dharmasraya Terbelit Investasi Bodong

×

16.000 Warga Dharmasraya Terbelit Investasi Bodong

Share this article

BuliranNews, PADANG – Sebanyak 16.000 warga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat menjadi korban sebuah koperasi bernama “” dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 15 miliar. Uang yang dikumpulkan pengelola koperasi yang datang dari rumah ke rumah hingga sekarang belum dikembalikan.

“Saat ini kasus sedang diproses di Polda Sumbar. Sebelumnya ada di Dharmasraya. Karena sudah menjadi atensi, kasusnya kita tarik ke Polda,” kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono kepada wartawan, Selasa (16/1) di Mapolda Sumbar.

Kasus itu dilaporkan pada September 2023 dan satu bulan kemudian naik ke tingkat penyidikan. “Sudah sidik. Belum ada tersangkanya karena kita masih kembangkan kasusnya,” jelas Suharyono.

Menurut Suharyono, karena saat ini kasusnya masih dalam sidik dan belum ada tersangka, pihaknya belum merinci modus pelaku dalam melakukan kejahatan. “Untuk sekarang masih dugaan investasi bodong ya. Kita masih sedang sidik dan menggalinya,” tegas Suharyono.

Sementara anggota DPR RI mengatakan pihaknya mendapat keluhan dan aspirasi dari masyarakat saat berkunjung ke Dharmasraya beberapa waktu lalu.

“Saat berkunjung ke Dharmasraya minggu lalu saya bertemu warga yang menjadi korban koperasi itu. Mereka mengadu, ada tukang jamu, ada pedagang. Uangnya ada Rp 500.000, Rp 1 juta, ada Rp 5 juta. Uangnya bertahun-tahun terbenam,” jelas Andre.