Olahraga

Diwarnai Gol Kontroversial, Indonesia Takluk di Tangan Irak 1-3

×

Diwarnai Gol Kontroversial, Indonesia Takluk di Tangan Irak 1-3

Share this article

INDONESIA pantas menangis, selain karena kalah dari Irak dengan skor telak 1-3, juga karena keberpihakan wasit kepada tim 1001 malam itu. Bagaimana tidak, gol kedua Irak hadir saat seorang pemainnya “tidur” di depan gawang kala gol kedua dihasilkan.

akhirnya takluk dengan skor 1-3 melawan Irak pada laga perdana Qatar di Stadion Al Rayyan, Qatar, Senin (15/1) malam. Indonesia tampil lebih baik dari pertemuan melawan tim peringkat 63 dunia itu dua bulan lalu saat kalah 1-5 pada 2026 zona .

Indonesia sempat menyamakan kedudukan lewat Marselino Ferdinan (37′) setelah sebelumnya tertinggal lebih dahulu melalui gol Mohanad Ali (17′). Namun, dua gol yang dilesatkan Osama Rashid (45+7') dan Aymen Hussein (75') membuat pasukan Singo Mesopotamia itu memenangi laga dengan skor 3-1.

Pada laga ini, pelatih Shin Tae-yong (STY) melakukan satu perubahan di dari laga terakhir Indonesia saat dikalahkan Iran 0-5. Perubahan itu adalah mengganti Witan Sulaeman dengan Asnawi Mangkualam.

Irak sebagai tim unggulan di Grup D langsung menggebrak ketika sundulan Osama Rashid pada menit ketiga yang memanfaatkan umpan rekannya membentur tiang gawang Indonesia.

Tak ingin ketinggalan, Indonesia membalas dengan sama-sama hampir mencetak gol satu menit setelahnya. Bermula dari lemparan ke dalam Pratama Arhan, bola kemelut di depan gawang Irak menemui Marselino Ferdinan. Pesepak bola 19 tahun itu tak berpikir lama untuk menendang bola yang berakhir membentur mistar gawang Irak.

Setelah peluang itu, Indonesia leluasa memainkan bola dari kaki ke kaki. Namun, tidak ada peluang berbahaya yang kembali tercipta. Justru, Irak yang mendapatkan peluang emas pada menit ke-12 ketika Mohanad Ali menusuk dan menghadapi situasi satu lawan satu dengan Ernando Ari. Namun, pada situasi ini Elkan Baggot menjadi penyelamat ketika tekel krusialnya membuat Ali gagal menendang bola di depan gawang.

Satu menit setelahnya, gawang Indonesia kembali selamat ketika Jordi Amat hampir membuat gol . Bek berpengalaman itu hampir mencetak gol ke gawang ketika ia tidak sengaja menanduk bola yang diawali dari situasi tendangan pojok tim lawan.

Terus dibombardir dengan serangan-serangan berbahaya, akhirnya gawang Indonesia jebol. Mohanad Ali menjadi aktor gol ketika tusukannya kali ini berhasil melewati Elkan dan striker dengan nomor punggung 10 itu dengan mudahnya menaklukkan Ernando Ari. Indonesia tertinggal 0-1 dari Irak.

Tertinggal satu gol, pertahanan Indonesia kemudian terlihat rapi. Serangan-serangan anak-anak asuh Jesus Casas itu dapat dibendung, tak seperti di awal-awal babak. Irak tampak kesulitan mengembangkan permainan dan sesekali Indonesia mencuri kesempatan serangan balik. Yakob Sayuri mencuri bola dari kesalahan passing pemain Irak, tetapi umpannya yang diberikan kepada gagal terselesaikan dengan baik.

Pemain itu kembali mempertontonkan gemilangnya. Kali ini, aksi individualnya di sisi kiri pertahanan Irak membuah gol bagi Indonesia pada menit ke-37 di mana bermula dari kerja sama apik di sisi kanan, Yakob mengolongi bek Irak untuk meloloskan diri sebelum kemudian melancarkan umpan datar yang kembali melewati sela-sela kaki bek Irak.

Marselino yang menjadi man in the right time and the right place menyambut umpan Yakob dengan tendangan keras yang gagal diamankan Jalal Hassan. Skor kembali sama kuat 1-1. Di tengah laga babak pertama yang hampir berakhir seri, Osama Rashid mencetak gol untuk membawa Irak menutup 45 menit pertama dengan skor 2-1. Gol itu sedikit berbau kontroversial karena sebelum momen Osama mencetak gol, Mohanad Ali terjebak offside terlebih dahulu.