Berita

Pemimpin Sukses & Kharismatik? Berikut Cirinya

×

Pemimpin Sukses & Kharismatik? Berikut Cirinya

Share this article

HARUS diakui, tidak mudah ketika seseorang berada di posisi memimpin banyak orang. Bekerja sama dengan banyak kepala yang memiliki isi pikiran berbeda-beda namun harus disatukan demi tercapainya tujuan bersama pasti banyak kesulitan yang dihadapi. Semuanya perlu kemampuan yang terus diasah, salah satunya menjadi pemimpin yang efektif.

Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang efektif yaitu dengan mengomunikasikan segala aspek untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Menurut ahli di Harvard yang dilansir dari situs Harvard Business School Online, berikut ini setidaknya ada 6 karakteristik pemimpin efektif dan sukses.

1. Memiliki Kemampuan untuk Mempengaruhi Orang Lain

Kirstin Lynde, pendiri perusahaan pengembangan kepemimpinan Catalyze Associates pernah berkata bahwa “(Kepemimpinan) adalah tentang mempengaruhi orang lain”. Sebagai seorang pemimpin, mempengaruhi orang lain berarti sama dengan membangun rasa percaya diri yang kuat kepada kolega.

Julie Battilana dari Harvard Business School mengatakan bahwa “Ini berarti (Anda) perlu memahami jenis sumber daya yang dalam mencapai keselamatan dan harga diri,” Pentingnya pemimpin untuk fokus memahami motivasi dan mendorong rekan kerjamu untuk menyuarakan pendapat dan mengambil keputusan bersama.

2. Memiliki Transparansi dengan Batas Tertentu

Sikap transparansi merupakan bagian dari membangun . Semakin kamu terbuka mengenai tujuan dan tantangan yang dihadapi, maka semakin mudah juga bagi rekan kerja untuk memahami peran mereka dan bagaimana mereka bisa memberikan kontribusi untuk kesuksesan perusahaan atau suatu organisasi.

Perlu diingat meskipun adanya transparansi antara pemimpin dan rekan kerja yang lain harus selalu ada batasannya. Seperti yang disampaikan oleh Bernstein dalam Harvard Business Review “Ruang kerja yang terbuka lebar dan banyaknya data real-time tentang bagaimana individu menghabiskan waktu mereka dapat membuat karyawan merasa terekspos”

Hal tersebut tentu akan membuat mereka tidak nyaman dan merasa seperti diawasi terus menerus, hingga akhirnya mereka justru menarik diri dan tidak terbuka untuk melakukan apapun. Bernstein juga mendorong keseimbangan antara transparansi serta privasi dengan batasan sebagai dorongan untuk bereksperimen dan berkolaborasi.

3. Memiliki Dorongan dalam Pengambilan Risiko dan Inovasi

Tidak melulu terikat aturan tidak tertulis, para pemimpin hebat menyadari untuk bereksperimen dan mendorong pengambilan risiko dan inovasi dalam organisasi mereka. Para pemimpin harus secara aktif menumbuhkan budaya inovasi dengan mendukung percobaan, menantang aturan tidak tertulis dan menerima kegagalan.

Budaya yang menganut kegagalan dan eksperimen membuat karyawan akan lebih berani menguji teori serta memberikan ide baru karena mereka merasakan kreativitas mereka dihargai.