Berita

Tersengat Listrik, Bek Tengah SSB Mandala Meninggal Dunia

×

Tersengat Listrik, Bek Tengah SSB Mandala Meninggal Dunia

Share this article

MALANG tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Inilah yang dirasakan . Keluarga besar SSB Mandala saat ini tengah berduka setelah salah seorang pemainnya yang menempati posisi bek tengah yaitu Zafran (12) meninggal dunia.

Zafran yang biasanya menggunakan nomor punggung 4 meninggal dunia akibat tersengat listrik, dikediamannya yang berada di Kelurahan Padang Tiakar, Timur, pada Rabu (3/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Jasad siswa kelas VI SDN 31 Payakumbuh itu dimakamkan di pandam pekuburan Sicincin.

Pada acara pemakaman terhadap bocah yang sangat lucu ini, terlihat beberapa orang pelatih sepakbola yang ada di Kota Payakumbuh. Diantaranya Hermon dan Ade Chandra yang merupakan pelatih Zafran di SSB Mandala. Selanjutnya An Tanur yang menjadi pelatih Bintang Utama.

Juga tampak hadir, selaku wali murid SSB Sago Team, Kepala Sekolah SDN 31 Irma Ilona beserta majelis guru tempat almarhum menuntut ilmu seperti Roni Dt. Paduko Sati nan Batuah serta rekan almarhum.

Pelatih SSB Mandala Hermon yang akrap disapa Mon, menyebutkan jika almarhum Zafran adalah pemain andalan di SSB Mandala K-12, bahkan yang bersangkutan sudah naik tingkat ke K-13 dan beberapa waktu lalu ikut bermain di Liga Junior Payakumbuh.

“Kami di SSB Mandala jelas merasa kehilangan dan kami turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga almarhum di alam sana tenang dan keluarga yang ditinggalkan tetap sabar menghadapinya, selamat jalan untuk selamanya, teman-teman di satu klub dan klub lainnya juga ikut turut berduka, semoga husnul khotimah,” ujar Hermon.