Breaking News

Wakil Pemimpin Hamas Tewas!

×

Wakil Pemimpin Hamas Tewas!

Share this article

dipastikan akan semakin membara setelah , Saleh al-Arouri tewas. Orang nomor dua tersebut meninggal dalam sebuah serangan tanpa awak di Beirut, Lebanon, Selasa waktu setempat.

Hal ini dikonfirmasi sumber keamanan Lebanon dan Palestina. Serangan dilakukan di tengah sejumlah laporan yang mengatakan Israel mengubah taktik perangnya, menarik sejumlah pasukan dan tank-tank dari serta akan memfokuskan operasi “terlokalisasi” selama berbulan-bulan ke depan.

Mengutip Reuters, Arouri (57) adalah pemimpin politik senior Hamas pertama yang dibunuh Israel sejak Negeri itu melancarkan serangan udara dan darat hampir tiga bulan lalu di Gaza. Serangan dilakukan pasca Hamas mengamuk di kota-kota Israel 7 Oktober, membalas pendudukan yang dilakukan Tel Aviv.

“Radio dan TV Hamas serta TV Mayadeen yang pro-Iran di Lebanon mengonfirmasi kabar dari sumber keamanan bahwa Arouri, anggota politbiro gerakan Islam Palestina yang berbasis di luar negeri dan salah satu pendiri sayap militer Hamas, Brigade Izz-el-Deen al-Qassam , tewas ketika sebuah pesawat tak berawak menyerang kantor Hamas di Beirut selatan,” tulis media itu.

“Secara keseluruhan, serangan pesawat tak berawak itu menewaskan enam orang di pinggiran selatan kota Daliyeh, yang merupakan benteng pertahanan Hizbullah,” tambahnya.

“Dua sumber keamanan mengatakan pesawat tak berawak itu menargetkan sebuah pertemuan. TV Al Aqsa Hamas mengatakan komandan sayap bersenjata kelompok itu di Lebanon, Samir Findi Abu Amer dan Azzam Al-Aqraa Abu Ammar, termasuk di antara korban tewas,” jelasnya lagi.

Pembunuhannya dapat meningkatkan risiko Israel-Hamas yang meluas ke luar Jalur Gaza. Apalagi, sekutu Hamas, kelompok Hizbullah Lebanon, hampir setiap hari melakukan baku tembak dengan Israel di perbatasan selatan Lebanon sejak perang di Gaza dimulai.

Diketahui, Arouri juga merupakan sosok penting dalam “perundingan” Hamas-Israel. Ia menghabiskan waktu di Lebanon dan Qatar, guna menyelesaikan konflik Gaza dan pembebasan sandera Hamas.

Kata Israel

Pejabat Israel enggan mengakui bertanggung jawab dalam serandan tersebut. Namun selama ini, Israel telah menuduh Arouri sebagai otak yang memerintahkan dan mengawasi di , yang diduduki Israel selama bertahun-tahun

“Israel belum bertanggung jawab atas serangan ini,” kata penasihat Perdana Menteri Israel Benjamin , Mark Regev, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan MSNBC TV.

“Tetapi siapa pun pelakunya, harus jelas, bahwa ini bukan serangan terhadap negara Lebanon,” tambahnya.

“Siapapun yang melakukan ini melakukan ‘serangan bedah' terhadap kepemimpinan Hamas,” ujarnya.