Berita

Latvia, dari Kaya Raya Jadi Negara Miskin

×

Latvia, dari Kaya Raya Jadi Negara Miskin

Share this article

PEREKONOMIAN yang kuat tidaklah menjadi jaminan suatu negara bisa terus tumbuh. Bahkan, wilayah yang sudah dapat predikat sebagai sekalipun bisa saja mendadak jatuh miskin. Hal itulah yang dialami oleh .

Negara yang terletak di ini mengalami perkembangan ekonomi secara positif pada awal abad ke-20. Latvia juga telah diterima sebagai anggota penuh masyarakat internasional negara-negara berdaulat dan masuk dalam daftar organisasi klub negara-negara Barat yang kaya raya.

Namun, lantaran suatu hal kejayaan Latvia seketika runtuh, khususnya pada tahun 1940. Terkait itu, yuk simak sejumlah fakta negara Latvia, termasuk mengenai penyebabnya bisa jadi negara kaya hingga alasannya mendadak jatuh miskin.

Latvia berada di kawasan Baltik , berbatasan dengan Laut Baltik di sebelah barat, Estonia di utara, Lithuania di selatan, Belarus di tenggara, dan di timur. Riga adalah ibu kota Latvia sekaligus merupakan kota terbesar di negara ini.

Lokasi Latvia terbilang sangat strategis dan menjadi pusat transportasi utama. Olehnya itu, negara ini memiliki infrastruktur transportasi yang lengkap. Mulai dari pelabuhan, jaringan yang menghubungkannya dengan dan lingkungan Eropa yang lebih luas, hingga mempunyai pusat penerbangan internasional.

Ini pulalah yang menjadikan Latvia sebagai pusat transit yang memfasilitasi pergerakan barang dan penduduk antara kedua benua.

Latvia telah dinobatkan sebagai salah satu negara di Eropa dengan pendapatan menengah ke atas. Negara yang mendeklarasikan kemerdekaannya pada 18 November 1918 ini bahkan pernah mengalami yang disebut sebagai ‘Zaman Keajaiban Baltik'. Dilansir dari Jurnal yang dipublikasikan oleh China-CEE Institute, meroketnya perekonomian Latvia didukung oleh sejumlah faktor di antaranya, yaitu ekspor yang kuat.

Dalam beberapa tahun, permintaan ekspor Latvia tumbuh secara signifikan. Ini didorong oleh permintaan dari mitra dagang utamanya, yakni Jerman, Swedia, hingga Lituania. Adapun ekspor utamanya meliputi produk kayu, kertas, mesin, dan tekstil. Secara khusus, perkembangan dalam sektor kayu dan bisnis menjadi penyumbang terbesar dalam ekonomi Latvia.