Breaking News

Tahun 2100, 11 Kota Ini Diprediksi Tinggal Nama

×

Tahun 2100, 11 Kota Ini Diprediksi Tinggal Nama

Share this article

PEMANASAN global adalah isu yang tidak bisa lepas dari perhatian. Jika tidak segera teratasi, dampak dari , yakni peningkatan suhu dan naiknya permukaan laut dapat semakin parah dan mengancam .
Saat ini, suhu global dan permukaan laut diklaim semakin meningkat. Bahkan, sejumlah kota pesisir di dataran rendah sering mengalami banjir parah akibat peningkatan gelombang pasang air laut.

Melansir dari World Economic Forum, sejumlah kota di dunia diklaim mulai tenggelam akibat permukaan laut yang perlahan-lahan naik dan mendekati pantai. Lalu, sejumlah kota lainnya diprediksi tenggelam akibat pemompaan yang berlebihan sehingga terjadi perubahan tekanan dan volume yang menyebabkan tanah semakin turun dan tenggelam.

Berkaca dari fenomena tersebut, sebanyak 11 kota di dunia diprediksi akan tenggelam dan menghilang pada 2100 mendatang. Prediksi ini tidak dapat disepelekan karena salah satu di antaranya adalah .

Lantas, kota apa saja yang diprediksi akan tenggelam pada 77 tahun mendatang? Berikut daftar 11 kota yang tenggelam dan terancam hilang menurut World Economic Forum.

1. Jakarta, Indonesia

Jakarta dilaporkan mengalami penurunan tanah hingga 6,7 inci setiap tahunnya akibat efek pemompaan air tanah yang berlebihan. Pemompaan air tanah ini dapat menyebabkan perubahan tekanan dan volume yang memicu tanah semakin turun dan tenggelam.

“Sebagian besar kota Jakarta dapat terendam air pada 2050 mendatang,” tulis prediksi World Economic Forum, dikutip Senin (18/12).

2. Lagos, Nigeria

Seiring berjalannya waktu, garis pantai Lagos terus terkikis dan mengalami kenaikan air laut akibat pemanasan global. Hal ini membuat kota terbesar di itu masuk ke dalam daftar yang akan tenggelam dan menghilang.

Sebuah studi pada 2012 dari University of Plymouth menemukan bahwa kenaikan permukaan laut sebesar tiga hingga sembilan kaki akan memiliki efek bencana terhadap aktivitas manusia di Lagos.

Selain itu, para ilmuwan juga memperkirakan bahwa permukaan laut global akan naik 6,6 kaki pada akhir abad ini.

3. Houston, Texas

Beberapa bagian dari Houston tenggelam setinggi 2 inci per tahun akibat pemompaan air tanah yang berlebihan.

“Semakin Houston tenggelam maka semakin rentan pula terhadap bencana yang semakin sering terjadi, seperti Badai Harvey yang merusak hampir 135 ribu rumah dan menyebabkan 30 ribu orang mengungsi,” tulis laporan yang sama.

4. Dhaka, Bangladesh

Menurut laporan The Times, Bangladesh menyumbang 0,3 persen emisi terhadap perubahan iklim. Selain itu, Bangladesh juga terancam mengalami beberapa konsekuensi terbesar dari naiknya permukaan laut.

Diprediksi, laut dapat membanjiri 17 persen daratan Bangladesh dan menggusur sekitar 18 juta penduduknya pada tahun 2050 mendatang akibat turunnya permukaan tanah di kawasan pesisir.

5. Venice, Italia

Kota Venice dilaporkan tenggelam sebesar 0,08 inci setiap tahunnya. Pada 2003 lalu, Pemerintah Italia mulai membanggun Mose, yakni tanggul penahan banjir yang terdiri 78 pintu di tiga saluran air.