Headline

Israel Mundur dari Gaza Utara

×

Israel Mundur dari Gaza Utara

Share this article

diberitakan telah mengevakuasi hampir 70% pasukannya dari Jalur utara, menurut sumber di Brigade Al-Qassam, yang berbicara kepada saluran berbahasa Arab Al-Jazeera.

Alasan di balik keputusan Israel untuk mengurangi intensitas operasi militernya di adalah ketabahan Perlawanan Palestina, menurut sumber tersebut.

Israel melancarkan di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023, dan pada 27 Oktober Israel memulai operasi militer darat skala besar di wilayah utara Jalur Gaza.

Dalam banyak video yang mendokumentasikan serangan mujahidin, Brigade Al-Qassam menunjukkan kemampuannya untuk menyerang, dengan serangan langsung terhadap ratusan kendaraan militer Israel, termasuk yang banyak digembar-gemborkan kehebatannya.

Video lain menunjukkan ditembak pejuang Perlawanan, atau diledakkan dengan alat peledak yang telah ditanam dengan hati-hati sebagai jebakan maut.

Pertempuran sengit di utara juga melibatkan, selain Brigade Al-Qassam, juga Brigade Al-Quds, cabang militer gerakan Palestina.

Meskipun Israel tidak menghitung jumlah korban di Gaza, laporan yang dikeluarkan surat kabar Israel Haaretz pada 28 November, menunjukkan lebih dari 1.000 tentara Israel terluka oleh Perlawanan Palestina, dan 202 orang berada dalam kondisi kritis.

Banyak Tentara Israel Terbunuh

Pada hari Minggu saja, Brigade Al-Qassam mengungkapkan puluhan dan terluka dalam pertempuran di utara dan selatan Gaza.
Mereka termasuk lebih dari 60 tentara yang disergap di dalam satu bangunan di daerah yang dikenal sebagai Juhr Al-Dik, sebelah timur Kota Gaza.

Menurut Al-Qassam, semua tentara Israel, yang disergap dalam serangan itu, tewas atau terluka, dan para pejuangnya menembak jatuh tentara yang berusaha melarikan diri dari daerah tersebut.