Kesehatan

Waspadai Efek Samping Minum Teh Berlebihan

×

Waspadai Efek Samping Minum Teh Berlebihan

Share this article

APAKAH kalian merupakan kelompok pencinta teh, yang perlu minum teh lebih dari 4 cangkir setiap hari? Memang teh memiliki banyak manfaat, tetapi bagaimana jika dikonsumsi dalam jumlah banyak secara teratur?

Ternyata, itu bisa memberi efek samping yang buruk bagi . Mengutip Eat This, minum teh terlalu banyak dapat memicu kecemasan, mengganggu penyerapan zat besi, bahkan kerusakan hati.

Efek samping itu terkait kandungan kafein dan tanin di dalamnya. Artikel ini akan mengulas lebih lanjut tentang efek samping minum teh berlebihan.

Disari dari Eat This dan Healthline, berikut macam efek samping yang bisa timbul akibat minum teh berlebihan:

Mengurangi penyerapan zat besi

Tanin dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh, menurut penelitian yang diterbitkan di Food Research International.

Tanin adalah senyawa polifenol yang terkandung dalam minuman, seperti teh dan wine. Tanin dapat mengikat zat besi terutama non-heme (seperti bayam dan kacang-kacangan), sehingga tidak tersedia untuk diserap di saluran pencernaan.

Meningkat kecemasan, stres, dan kegelisahan

Daun teh secara alami mengandung kafein. Rata-rata secangkir teh (240 ml) mengandung sekitar 11-61 mg kafein, tergantung pada variasi dan metode penyeduhannya.

Teh hitam cenderung mengandung lebih banyak kafein dibandingkan teh hijau dan putih. Mengonsumsi kafein secara berlebihan dari teh atau sumber lainnya dapat menyebabkan perasaan cemas, stres, dan gelisah.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein di bawah 200 mg per hari kemungkinan tidak menyebabkan kecemasan yang signifikan pada kebanyakan orang.

Kurang tidur

Karena teh secara alami mengandung kafein, asupan berlebihan dapat mengganggu siklus tidurmu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat menghambat produksi melatonin, sehingga mengakibatkan kualitas tidur yang buruk.

Melatonin adalah hormon yang memberi sinyal pada otak kamu bahwa sudah waktunya tidur. Menurut beberapa penelitian juga menemukan bahwa asupan kafein 200 mg saja yang dikonsumsi 6 jam atau lebih sebelum tidur dapat berdampak negatif terhadap kualitas tidur.

Mual

Tanin adalah senyawa yang memberian rasa pahit dan kering pada teh. Tanin memiliki sifat astringen yang dapat mengiritasi jaringan pencernaan, sehingga berpotensi menimbulkan gejala, seperti mual atau .

Efek samping teh ini bisa muncul berbeda pada setiap orang. Orang yang sensitif mungkin mengalami gejalanya setelah minum 1-2 cangkir teh (240-480 ml).

Sedangkan, orang lain mungkin tidak mengalami gejala mual bahkan setelah minum 5 cangkir teh (1,2 liter) atau lebih.

Memperburuk refluks asam

Kafein dalam teh dapat menyebabkan heartburn atau memperburuk gejala refluks asam yang sudah ada sebelumnya. Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat mengendurkan sfingter, sehingga isi lambung mudah mengalir kembali ke kerongkongan.

Kafein juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan total produksi . Namun, efek ini belum tentu terjadi pada setiap orang. Sehingga, kamu perlu memerhatikan respons tubuhmu setelah minum teh.

Komplikasi kehamilan