Headline

Perintah Kosongkan 22 RS di Gaza Tidak Manusiawi

29
×

Perintah Kosongkan 22 RS di Gaza Tidak Manusiawi

Share this article

MENTERI Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menghadiri Pertemuan Luar Biasa Tingkat Menlu Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (18/10), untuk membahas memburuknya situasi di Jalur . Dalam pertemuan itu, Retno menyampaikan kecaman keras Indonesia atas yang menargetkan fasilitas sipil, termasuk rumah sakit.

Retno mengungkapkan, sebelum Pertemuan Luar Biasa Tingkat Menlu OKI digelar, Rumah Sakit Baptis Al-Ahli yang berada Gaza dihantam serangan udara. Menurut Kementerian di Gaza, serangan itu membunuh sedikitnya 471 orang dan melukai 342 lainnya.

“Indonesia telah sampaikan kecaman keras atas serangan terhadap fasilitas sipil, termasuk rumah sakit. Kecaman tersebut juga saya sampaikan dalam Pertemuan Menlu OKI,” kata Menlu Retno, seperti dikutip dalam keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Retno pun menyoroti langkah Israel memerintahkan pengosongan 22 rumah sakit di Jalur Gaza. “Permintaan Israel untuk mengosongkan 22 rumah sakit di Gaza adalah sebuah tindakan yang tidak manusiawi dan bertentangan dengan hukum humaniter internasional, dan harus diabaikan,” ujarnya.

Menurut Retno, Pertemuan Luar Biasa Tingkat Menlu OKI untuk membahas situasi di Jalur Gaza penting digelar. “Pertemuan OKI di Jeddah ini sangat penting artinya untuk memperkokoh kesatuan posisi OKI dalam meng-address situasi di Gaza yang semakin memprihatinkan,” ucapnya.

Retno mengungkapkan, Indonesia menekankan OKI harus mengirim pesan kuat sekaligus memobilisasi dukungan internasional untuk mengatasi situasi di Gaza. Menlu berpendapat terdapat tiga hal yang perlu menjadi fokus utama saat ini. Pertama, menghentikan kekerasan. Menurutnya, OKI harus mengerahkan segala upaya untuk mendesak dilakukannya sesegera mungkin.